padamu sang angin aku bersajak
di dirimu dua unsur menjelma, dalam
menghidupkan juga mematikan.

dikau melambai dalam masa semesta
terisi maha zat yang tak terduga
komplekasi atas unsur-unsur.
pepohonan terombang-ambing
derai hujan dijatuhkan
dedebuan disebarkan
lapang ceria; sesak tangis –bergantian

ketika mata memerah bercucuran air mata dan
badan berpeluh kepanasan
dikau semilir menyejukkan;
tenang,
diam,
laksana hawa surga Tuhan

sebab kau adalah dua jelmaan,
–suatu saat kemudian
membalik nikmat menjadi pedih sayatan
menyapa terkadang dengan nada khas hentakkan
jadi pun mati
di lumuri ketakutan
di hantui setan-setan
bagai singgah di neraka Tuhan

sajak ini adalah aku
angin itu bisa aku atau kamu
tergantung teori yang dipecahkan
entahlah.

ya… sudahlah!

=O.o.O=

Judul : (Tweet) via Anggin
Karya : Lipul El Pupaka

Bengkulu, 02 September 2014

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here