Raja Langit dan Bumi


: Dia Raja Merajai Langit dan Bumi :
Dia melihat
Setiap yang diperbuat
Dia mendengar
Semua yang lisan umbar
Dia tetap mengetahui
Meskipun tersembunyi di lubuk hati
Dia Raja dari raja
Dia pencipta semesta
Dia juga paling berkuasa
Dia-lah pemilik surga dan nereka
Krida baik dan mungkar tak ‘kan lepas dari pengawasan-Nya
Semua pasti mengetam balasan sesuai kelakuan dan ketentuan yang ada
Wahai diri …
Kau pasti mati, PASTI!
Apa bekal yang akan kau bawa nanti?
Siapkah di tanyai atas apa yang telah kau lalui?
Dan alasan apa yang diutarakan pada Ilahi kala mendapati amal-amalmu tanpa arti?
Basuhi hatimu
Bentangi sajadahmu
Tutupi noktah dosa yang kian tak bersudah
Rukuk, sujud, dan berdoalah dengan sungguh
Linangi air mata sesalmu atas alpa yang tersuguh
Menjauhlah dari segala hasrat tercela yang berlabuh
Semoga iman dan taqwa ‘kan sinari kelam hati yang lusuh
Hingga kelak nikmat firdaus akan kau rengkuh
Runduklah pada Dia,
: Dia Raja Merajai Langit dan Bumi :

“Katakanlah: Jika kamu menyembunyikan apa yang ada dalam hatimu atau kamu melahirkannya, pasti Allah mengetahuinya. Allah mengetahui apa-apa yang ada di langit dan apa-apa yang ada di bumi. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu” QS: Ali Imran Ayat: 29]

“Dan hanya kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi. Dia memberikan ampun kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan mengazab siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. [QS: Al-Fath Ayat: 14]


!!!!
Arti kata :
Krida : kelakuan/perbuatan…
Mengetam : menuai/merasakan…
Noktah : Bintik/titik…
Judul : Raja Langit dan Bumi
Karya : Lipul El Pupaka
Bengkulu, 18 Januari 2014 Pkl: 02.50 WIB
Catatan :
Di posting pertama kali di situs KOMPASIANAdan telah dibukukan dalam buku antologi puisi MEMBUNGKAMPRIAYI oleh penerbit Pena Nusantara Th. 2014