Penghuni Senayan

6 Likes 2 Comments
Penghuni Senayan Puisi Lipul El Pupaka

kepada penghuni senayan,
kau adalah sebagian dari berjuta yang dipilih oleh kami jelata
lalu kenapa kau berpaling muka?
padahal dahulu kau usung niat berjuang
lantas mengapa sekarang menjadi pecundang?

sungguh cepat kau melupakan, bahwa tiap jalan kamilah yang mengusungkan.
terlalu cepat kau melupakan, bahwa kau berjalan ada beribu harapan
harapan kami padamu yang menginginkan

setelah sampai, duduk nyaman kau disana apakah kau telah lupa atas jasa kami?
lantas, haruskah kami berorasi minta kau berhenti?
atau bahkan mengembalikan kau kepada setetes mani?

penghuni senayan,
pikirkan lagi setiap apa yang kau janjikan
bekerja dan perjuangkan apa yang jadi harapan
karena padamu harapan kami gantungkan
dalam impian kau benar-benar memperjuangkan

penghuni senayan, dengar orasi liar ini dari kami bocah jalanan
: untuk meraih beribu kemenangan, pasti menempuh rintang cobaan
tapi bukan jadi pecundang!
bukan jadi penjilat lantunan setan!

Bengkulu, 05 Februari 2014

Puisi Penghuni Senanyan pernah menjadi ARTIKEL UTAMA di Kompasiana

Baca Juga Yang Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *