Pengaduan Pada Tuhan

Transisi jengah pada laku yang berantah
Aku marah pada sekian titah yang mengusung benak terbelah
Aku menghardik pada titah yang menghantam cerah
Aku………….
O… Memang dia selalu benar dan aku salah
AH!

Gugus kala seakan berhenti untuk selamanya
Tiada menyapa
Tiada sesampaian kata
Aku terbata
Hingga rerasa terputus ‘tuk menggapainya

Dengan firman-Mu ya Tuhan
Salahkah daku berkata demikian?
Yang berharap keajiban akan hadir-Mu menyapa impian
Sungguh segenap rasa ini tak kuasa lagi mencari jalan
Hingga hanya pada-Mu-lah semuanya ditumpahkan

O… Tuhan,
Maafkan bila guratan kata ini tiada sesuai dengan ketentuan
Sungguh aku hanya jelata yang berharap kemudahan
Dalam semua tindakan yang dilakukan
Dalam semua tulisan yang menjadi kewajiban

Tuhan,
Aku hamba-Mu dalam terpaan badai kegelisahan
Aku hamba-Mu yang mengharap keajaiban menghantar sesenyuman
Dan aku hamba-Mu yang penuh permohonan pada keterbatasan

Tuhan,
Dalam semua rasa abdiku
Hanya pada-Mu-lah semuanya kusampaikan.

Bengkulu, Juni 2014 – Pengaduan Pada Tuhan

Pernah posting di Kompasiana