Neknang & Neknu © 2014  Yang Kupanggil Neknang dan Neknu yang 2Bkupanggil 2Bneknang 2Bdan 2Bneknu
Neknang & Neknu di Pantai Panjang Bengkulu / 2014

di hening tahajudmu nan khusyuk
sujudmu menghiasi yang sepi merajuk
terpancar keikhlasan bertengadah dan merunduk
tiada beban yang bersandar di pundakmu
semua kau luruhkan untukku,
:Lipul, cucumu

walau di matamu selamanya aku adalah ranting kecil,
yang kau khawatirkan patah kala di tiup angin
dan kau cemaskan akan rapuh dan lemah
tapi sesungguhnya aku ingin merindang
melindungimu dari duka nestapa

aku ingin selalu berlebihan di hadapanmu
dan menutup segala kekuranganku
walaupun harus kupaksakan itu
tapi tak apalah
asal senang, riang terpancar dari pelupukmu
karena senyum tawamu tujuan nyawaku

andaipun aku di panggil-Nya lebih dulu
aku ‘kan tetap datang ke bumi setiap raka’at
gelayut di sayap-sayap malaikat pembawa rahmat
yang menjinjing beribu salam indah dari surga akhirat
kupinta kepada Tuhan untukmu diberikan semuanya nikmat
agar tiada lagi tertetes air matamu di atas tepian sajadah saat ke saat

/kau pelipur lara/
/kau begitu istimewa/
/kau penasehat tanpa jemu/
/kau pengacara tanpa minta serupiah uang/
hadirmu pengganti ibuku
yang tinggalkan dunia lebih dulu
: kaulah yang kupanggil Neknang dan Neknu
pelita dari peliknya duniaku

***

Arti kata
Gelayut : Bergantung/Berayun-ayun
Menjinjing : Bawa/Membawa
Tepian : Di muka/di depan, di pinggir/Pinggiran
Neknang / Neknu : Kakek / Nenek

Bengkulu, 16 ‎Januari ‎2014

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here