Sajak Untuk Nenek

0
525
Sajak Untuk Nenek Neknu
Nek,

Usiaku dulu dua tahun delapan bulan

Emak pergi dari kehidupan

Menuju-Nya pemilik ciptaan

Aku, aku hanya denganmu bertahan

Nek,

Sejak SD aku bersamamu

Tak ada kata nyerah dalam merawatku

Meski terkadang aku tak jarang membangkang

Melawan bila tak diberi apa yang aku mau

Nek,

Walau dulu sempat kau ragu

Melihat atas apa yang ada di rumah

Sekarang aku buktikan

Aku telah sampai tingkat universitas

Tanpa kupungkiri

Itu semua berkat doa restumu padaku

Seorang bocah yang nekat untuk sekolah

Nek,

Tak jarang aku terbangun dari tidur

Ketika berpikir atas krida jerih payahmu

Yang belum sempat aku balas

Aku malu pada diriku

Aku malu pada raut mukamu

Terlebih aku malu pada batu nisan emak

yang menitipkan aku padamu

Oh.. Nek, Maafkan aku

Yang belum bisa berbuat banyak untukmu

Yang masih merepoti kala kesusahan

Yang masih merengek bila ada mau

Kini Nek, secarik asa kucurahkan padamu

Berkat doa dan welingan darimu

Aku membuktikan pada semua

Bahwa si bocah nakal

Yang dulu sering tidur di pondok uma

Yang dulu pernah nyeker ke sekolah

Yang dulu baju sekolahnya tidak sinkron

Yang kini nekat merantau untuk kuliah

Agustus 2014 nanti insyaAllah aku akan bertoga

Menjadi sarjana pertama dalam sejarah keluarga

Nek,

Terimakasih tak terhingga

Doa kebaikan sepanjang hayat

Akan selalu ku-haturkan untukmu

Agar Tuhan selalu memberkati hari tua-mu

==O.o.O==

Judul : Sajak Untuk Nenek

Penulis : Lipul El Pupaka

Catatan :

Puisi di atas tercipta 2 (Dua) tahun silam, tepatnya di Bengkulu, 23 Februari 2014 (update 19 11 2016)posting pertama kali di Kompasiana dan dibukukan dalam Buku Antologi Puisi Membungkam Priayi!, Pena Nusantara 2014.
Penulis waktu itu sedang bersibuk-ria mengerjakan skripsi dan puji syukur cita-cita dari puisi ini telah tercapai sesuai rencana. Saat ini penulis telah bekerja di salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here