Dia tanggungkan semua
sendiri saja, tiada berdua :
pilunya sembilu, sendu dan rindu
yang bertahan bisu
derita kecewa, hampa dan damba
yang dipendam rahasia.

Dia tanggungkan semua
seperti sabar dada bunda
seperti kerang menyimpan pendar mutiara
dalam cangkangnya jauh di dasar laut raya,
seperti magma yang bergelung
di relung perut gunung.

Dia tanggungkan semua
walau senyum letih wajah tua tak dusta
jadi tuba direguk, jadi luka dikunyah
nikmat laknatnya sepi membara
sampai suatu ketika,
bumi menyimpan dirinya
jadi abadi, sendiri saja.

Dia tanggungkan semua
Sendiri saja.

==O.o.O==

Bengkulu, 19 Maret 2014

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here