Akulah Kehidupan!

0
224
Akulah Kehidupan! akulah 2Bkehidupan
akulah kehidupan
bermuara manusia dan manusia

terikat dalam ikrar suci cinta

menumpah, ditumpahkan setitik nutfah hina

dalam rahim si empunya

oleh-Nya,

Yang Mahakuasa

Sang Pencipta Mahakarya

memberi roh nyawa pada raga

dan aku yang dihidupkan ke dunia.

dari sekian kala

tahapan dilalui nyata

terangkai dalam bait-Nya

membelah mata

menusuk jiwa

bersemanyam dunia-Nya dalam raga

aku telah hidup dengan-Nya, bernyawa.

hidup karenanya dan Dia,

pada-Nya aku meminta

dan kini aku berikrar kata

: ………………………………

akulah kehidupan

setiap untaian napas

setiap denyutan nadi

setiap mata berkelip berkedip

akulah kehidupan

sejauh mata memandang

setinggi gunung menjulang

sedalam samudra dunia

seluas gurun gersang

akulah kehidupan

dalam gerak terhenti

dalam jejak terhapus

dalam ingatan melupa

dalam batin yang merebah

akulah kehidupan

pada alam hati

pada alam pikir

pada alam kepala hingga kaki

: karena pada alam-Nya, akulah kehidupan.

akulah kehidupan

di lingkaran jiwaku,

hina ku menuju sempurna-Nya

dari  Mandala Kusangka,

Madala Seba,

Mandala Raja,

Mandala Wening,

Mandala Wangi

Mandala Agung,

menuju Mandala Hyang.

menuju Dia Pemilik Semua

: karena dari dan untuk-Nya akulah kehidupan.

roh berlari dari raganya jiwa

dunia terhenti

hari sangkakala memecah semesta

: akulah kehidupan,

: dan aku akan kembali dihidupkan.

akulah kehidupan,

: akulah yang dihidupkan

: akulah yang berkehidupan

: dan akulah yang kembali dihidupkan

: karena hidup dalam Karya Agung-Nya

akulah kehidupan

namun kehidupan bukan aku

melainkan kehidupan adalah Pemilik aku

/Tuhan Yang Maha Menguasai aku/

==O.o.O==
Judul : Akulah Kehidupan!
Karya : Lipul El Pupaka

Bengkulu, 12 Februari 2014

Posting pertama kali di Kompasiana dan diterbitkan dalam buku antologi Membungkam Priayi! (Pena Nusantara 2014)

***

Arti-arti kata :
  • Mandala Kusangka : Kualitas jiwa paling rendah yang memikirkan seks, gaya hidup, kekuasaan ( yang bersifat kebinatangan).
  • Mandala Seba : Kualitas jiwa yang hanya memikirkan dirinya sendiri
  • Mandala Raja : Kualitas jiwa yang telah memikirkan tentang kebijakan dan kebajikan
  • Mandala Wening : Kualitas jiwa yang telah memikirkan tentang kasih-sayang
  • Mandala Wangi : Kualitas jiwa yang telah memikirkan tentang kebenaran
  • Mandala Agung : Kualitas jiwa yang telah memikirkan tengan kehidupan bersama (kehidupan bangsa dan agama)
  • Mandala Hyang : Kualitas jiwa paling tinggi (bisa dikatakan sempurna), yang telah memikirkan tentang kesemestaan (Hubungan kepada sesama manusia, alam, dan Tuhan)

ilustrasi : kompasiana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here